Jumat ini di pengajian wanita kantor ada ceramah tentang "Merawat Organ Intim" dengan pembicara dr.Dewi Inong, SpKK (spesialis kulit & kelamin).
Banyak juga informasi berguna yang ngga diketahui sebelumnya. Dan enaknya, penjelasannya lengkap dengan foto (by laptop) dan alat peraga jadi lebih jelas dan membekas dalam ingatan (terutama pas ngejelasin penyakit kelamin, hiiiiiii). Yang dijelasin antara lain :
Cara membasuh organ intim wanita
Dibasuh dari depan ke belakang, jangan dari belakang ke depan. Membersihkannya tidak boleh dengan sabun antiseptik (Lifebuoy / Nuvo / Betadine). Sebaiknya dengan sabun bayi atau sabun khusus seperti Sabun Sirih, dsb. Alasannya ph sabun antiseptik itu sama dengan ph sabun colek, jadi kalo membersihkan dengan sabun-sabun itu sama aja dengan membersihkan organ intim kita dengan sabun colek.
Cara melap organ intim wanita (dewasa dan anak-anak)
Cukup ditepuk-tepuk dengan handuk, jangan digosok-gosok. Menurut beliau, banyak pasiennya yang masih anak-anak kecil terkena keputihan atau jamur salah satunya karena sehabis siram / cebok tidak pernah dikeringkan (langsung pakai celana).
Kenapa buah zakar terletak diluar?
hmmm... ini agak panjang. Waktu masih di dalam perut, buah zakar bayi itu ada didalam perutnya. Ketika umur 9 bulan baru keluar dari selangkangannya. Makanya untuk yang punya anak laki-laki, begitu lahir setelah diadzankan jangan lupa dicek buah zakarnya sudah keluar dua-duanya belum. Kalau belum harus segera dikeluarkan melalui operasi. Alasan letaknya diluar sendiri adalah buah zakar bisa memproduksi sperma dengan hasil yang maksimal jika suhunya 0,5derajat dibawah suhu tubuh (suhu normal tubuh kita 36,5derajat, buah zakarnya akan bekerja maksimal di suhu 36). Makanya banyak laki-laki sekarang yang mandul bisa disebabkan karena sering memakai celana ketat atau terlalu lama duduk. Kedua hal itu menyebabkan buah zakar menempel dengan tubuh sehingga suhunya jadi sama dengan suhu tubuh, karenanya sperma yang dihasilkan kualitasnya tidak bagus.
Bolehkah memakai spiral?
Ada 2 pendapat mengenai ini. Ada yang mengatakan boleh karena spiral berfungsi untuk menghalangi pertemuan sperma dan sel telur. Tapi yang mengatakan tidak boleh menganggap spiral itu bukannya menghalangi pertemuan, tapi sel telur dan sperma yang bertemu dan sudah membelah terhalangi jalannya untuk menuju ke rahim karena ada spiral, gugurlah dia. Dr. Dewi Inong sendiri penganut paham "no" to spiral. 16 tahun menikah, beliau memakai sistem kalender dan memang hanya dititipkan 2 orang anak dari Allah.
Bolehkan berhubungan tapi "keluar diluar" ?
Boleh, karna Rasulullah melakukan itu. Namanya azhl.
Bagaimana hukum sunat bagi wanita?
Sunnah
Segitu dulu yang keiinget. Tapi yang pasti, dokternya enak, ramah, terbuka dan lugas. Tapi yang enak, insya allah sesuai syariat islam.
No comments:
Post a Comment